Kolaborasi Internasional untuk Inovasi Sosial Berbasis Masyarakat: Analisis Agen, Tujuan, Penggerak, dan Proses Program SUIJI

AgnesSensei.com — Kolaborasi internasional semakin diakui sebagai pendorong penting dalam mengatasi tantangan sosial dan lingkungan, khususnya melalui inovasi sosial berbasis masyarakat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kapabilitas untuk mengeksplorasi peran Inisiatif Enam Universitas Jepang-Indonesia (SUIJI) dalam mendukung inovasi sosial berbasis komunitas di Indonesia.

Tujuannya adalah menganalisis bagaimana kolaborasi lintas budaya antara mahasiswa Jepang dan Indonesia memengaruhi kapabilitas komunitas lokal.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen.

Peserta penelitian ini termasuk mahasiswa, anggota fakultas, dan pemimpin komunitas lokal dalam program SUIJI.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program SUIJI berhasil meningkatkan kapabilitas komunitas lokal, terutama dalam hal keterampilan teknis dan partisipasi dalam proses pengambilan keputusan.

Namun, mahasiswa Jepang menghadapi tantangan adaptasi budaya karena perbedaan pendekatan kerja dan tidak adanya program berbasis komunitas dalam kurikulum mereka.

Untuk mengatasi hal ini, direkomendasikan agar universitas di Jepang mengintegrasikan program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke dalam kurikulum mereka.

Temuan ini memiliki implikasi penting bagi kebijakan pendidikan tinggi dan menyoroti perlunya adaptasi kurikulum untuk meningkatkan efektivitas kolaborasi internasional dalam inovasi sosial berbasis masyarakat.

Penelitian ini menekankan peran penting kepemilikan komunitas, pembangunan kapasitas lokal, dan dukungan kelembagaan dalam mempertahankan inovasi berbasis masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga memberikan…

***

International Collaboration for Grassroots Social Innovation: An Analysis of Agents, Goals, Drivers, and Processes of the SUIJI Program

Pengarang : Ohashi Koichi, Sukri Tamma, Muhammad Akmal Ibrahim, Dorothea Agnes Rampisela, Oktaviani Nelsi

Tanggal terbit : 2025/9/2
Jurnal : KnE Social Sciences
Jilid : 10
Terbitan : 18
Halaman : 18-37

Deskripsi :
International collaboration is increasingly recognized as a significant driver in addressing social and environmental challenges, particularly through grassroots social innovation.

This study uses the capability approach to explore the role of the Six Universities Initiative Japan-Indonesia (SUIJI) in supporting community-based social innovation in Indonesia.

The aim is to analyze how cross-cultural collaboration between Japanese and Indonesian students influences the capabilities of local communities.

This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis.

The research participants included students, faculty members, and local community leaders in the SUIJI program.

The findings indicate that the SUIJI program successfully enhanced local community capabilities, particularly regarding technical skills and participation in decision-making processes.

However, Japanese students faced cultural adaptation challenges due to differences in work approaches and the absence of communitybased programs in their curriculum.

To address this, it is recommended that universities in Japan integrate programs like Kuliah Kerja Nyata (KKN) into their curricula.

These findings have important implications for higher education policy and highlight the need for curriculum adaptation to improve the effectiveness of international collaboration in grassroots social innovation.

This study underscores the critical role of community ownership, local capacity building, and institutional support in sustaining grassroots innovation. Furthermore, it provides …(*)

Leave a Reply