Identifikasi Lahan Sagu dan Potensi Pengembangannya di Daerah Pesisir Kabupaten Luwu Utara

AgnesSensei.com — Indonesia adalah produsen sagu terbesar di dunia, namun luas lahan sagu cenderung menurun setiap tahunnya.

Kawasan pesisir Kabupaten Luwu Utara memiliki potensi besar untuk pengembangan sagu karena karakteristik tanah yang terbatas untuk budidaya jenis tanaman lain.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data karakteristik lahan sagu dan potensi pengembangannya di wilayah tersebut.

Tujuan Penelitian:

  • Mengidentifikasi karakteristik lahan sagu di kawasan pesisir Kabupaten Luwu Utara
  • Menganalisis potensi pengembangan sagu di wilayah tersebut

Metode Penelitian:

  • Mengumpulkan data desa pesisir di Kabupaten Luwu Utara dari Badan Pusat Statistik
  • Menggunakan data citra untuk mengidentifikasi lahan sagu
  • Melakukan survei lapangan untuk mengumpulkan data karakteristik lahan sagu

Potensi Sagu di Kabupaten Luwu Utara:

  • Kabupaten Luwu Utara memiliki luas areal tanam sagu terbesar di Sulawesi Selatan
  • Sagu dapat tumbuh dengan baik di lahan yang tergenang air selama beberapa bulan, membuatnya cocok untuk dikembangkan di kawasan pesisir
  • Produktivitas sagu di wilayah ini cukup tinggi, dengan potensi produksi pati sagu kering mencapai 20-40 ton per hektar per tahun ¹ ²

Manfaat Penelitian:

  • Menghasilkan data yang akurat tentang karakteristik lahan sagu dan potensi pengembangannya di Kabupaten Luwu Utara
  • Membantu pemerintah dan stakeholders dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan produksi sagu dan meningkatkan kesejahteraan petani sagu di wilayah tersebut.

***


Identification of sago land and its potential for development in the Coastal Area of North Luwu Regency

Pengarang: WA Kamma, DA Rampisela, B Rasyid
Tanggal terbit : 2021/11/1

Jurnal : IOP Conference Series: Earth and Environmental Science
Jilid : 886

Terbitan : 1
Halaman : 012042
Penerbit : IOP Publishing

Deskripsi
Indonesia is the largest sago producer in the world. The existence of sago as a source of food in Indonesia does not show an increased area of plant growing, instead, it tends to shrink from year to year. Only areas along the coast did not have significant land-use change due to limited soil characteristics for the cultivation of other types of plants, namely soil characteristics that are often waterlogged for months. The coastal area of North Luwu Regency is the area with the largest sago planting area in South Sulawesi. This makes sago a potential plant to be developed in the coastal area of North Luwu. This research aims to produce data on the characteristics of sago land and its development potential in the coastal area of the North Luwu Regency. The method was carried out in the form of collecting the list of coastal villages in North Luwu from Badan Pusat Statistik data and image data, then conducting field. (*)

Leave a Reply