
Staf Pelangi Study Banding ke Jepang (3)
Oleh : Hajrah Yunus, Staf Pelangi
AgnesSensei.com —Perjalanan ke Jepang itu bukan sekadar liburan, melainkan sebuah kurikulum kehidupan dan manajemen.
Kami mengunjungi empat kota/pulau besar: Tokyo, Osaka, Kyoto, dan Kobe. Itinerari yang disusun matang oleh Ibu Agnes memastikan kunjungan kami bermakna, memberikan ilmu sekaligus refreshing.
Dari keputusan yang diambil oleh Direktur Pelangi untuk “memperjalankan” kami menikmati dan menimba wawasan di Jepang, setidaknya ada tujuh pelajaran yang mengubah pandangan kami tentang apresiasi dan manajemen
Pertama, Kesempatan Tak Datang Dua Kali: Momen, waktu, dan tim yang sama adalah kombinasi langka yang tidak boleh disia-siakan.
Kedua, Sebagai Pengalaman Tak Ternilai: Pengalaman dan kesempatan adalah aset yang tidak bisa dikonversi begitu saja menjadi Rupiah, Yen, atau mata uang lainnya. Nilainya jauh melampaui angka.
Ketiga, Momentum Langka Bersama Pemimpin: Meskipun mungkin ada kesempatan lain untuk ke Jepang, momen didampingi oleh Ibu Agnes dari tiba hingga pulang adalah momentum yang tak tergantikan.
Keempat, Apresiasi Sejati: Ibu Agnes menunjukkan cara menghargai dan mengapresiasi hasil kerja staf/tim Pelangi dengan memberikan pengalaman berharga ini.
Lima, Manajemen Lembaga adalah Ilmu Hidup: Secara tidak langsung, Ibu Agnes mengajarkan kami bagaimana mengelola keuangan suatu lembaga, sebuah ilmu yang dapat kami terapkan dalam pengelolaan keuangan pribadi.
Keenam, Pemerataan Manfaat: Beliau mengajarkan bahwa sesuatu yang tadinya hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang, jika diatur dengan baik, dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.
Ketujuh, Keputusan Ibu Agnes untuk membagi “kesempatan dan pengalaman” alih-alih “uang tunai” adalah cara terbaik untuk menunjukkan apresiasi.
Perjalanan sembilan hari tersebut bukan hanya membuka mata kami pada Negeri Sakura, tetapi juga menanamkan nilai-nilai manajemen dan penghargaan yang akan terus kami bawa dalam karir dan kehidupan pribadi.
Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang Direktur mengubah sebuah perjalanan menjadi sebuah investasi berharga bagi timnya.(habis/*)
*) Pinrang, 23 Agustus 2025




