Pemodelan Prediksi Perubahan Penggunaan/Penutup Lahan Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Multi-lapis (MLPNN)

Studi Kasus di Kota Makassar, Indonesia

AgnesSensei.com — Studi ini menggunakan alat Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghasilkan model prediksi perubahan penggunaan/penutup lahan di Kota Makassar hingga tahun 2031.

Model tersebut didasarkan pada klasifikasi citra satelit SPOT tahun 2006, 2011, dan 2016 dengan penilaian terhadap 10 faktor pendorong.

Metode Jaringan Saraf Tiruan Multi-Lapis (MLPNN) dijalankan bersama model Rantai Markov menggunakan skenario Business as Usual.

Hasilnya memprediksi bahwa area terbangun akan mencakup sekitar 80% dari total wilayah Kota Makassar pada tahun 2031.

Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan di Kota Makassar.(*)

Versi Asli :

Modelling land use/land cover changes prediction using multi-layer perceptron neural network (MLPNN): a case study in Makassar City, Indonesia

Pengarang : Andi Muhammad Yasser Hakim, Sumbangan Baja, Dorothea Agnes Rampisela, Samsu Arif

Tanggal terbit : 2021/3/4
Jurnal : International Journal of Environmental Studies

Jilid : 78

Terbitan : 2
Halaman : 301-318
Penerbit : Routledge

Deskripsi
This study used Remote Sensing and Geographic Information System (GIS) tools to produce a predictive model of land use/land cover changes in Makassar City by 2031. The model was based on the classification of SPOT satellite images from 2006, 2011, and 2016 with an assessment of 10 driving factors. The Multi-Layer Perceptron Neural Network (MLPNN) method was run with the Markov Chain model using the Business as Usual scenario. The results predict that built-up areas will cover about 80% of the total area of Makassar City by 2031. This research can inform stakeholder decision-making in Makassar City

Selengkapnya :

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=5Y2XMycAAAAJ&citation_for_view=5Y2XMycAAAAJ:CHSYGLWDkRkC

Leave a Reply