
(Studi Kasus: Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar)
AgnesSensei.com — Fenomena perubahan penggunaan lahan dari kawasan belum berkembang menjadi kawasan terbangun sering terjadi, khususnya di kota-kota besar.
Pertumbuhan penduduk, baik melalui tingkat kelahiran maupun migrasi, merupakan salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan lahan untuk berbagai aktivitas manusia.
Kecenderungan perubahan penggunaan lahan ini diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya seiring dengan perkembangan suatu wilayah.
Kota Makassar memiliki kecenderungan terjadinya perubahan penggunaan lahan.
Hal ini disebabkan oleh posisi Kota Makassar sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki pelayanan publik tingkat A, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari luar kota untuk melakukan aktivitas dan menetap di dalam kota.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi perubahan penggunaan/penutupan lahan (LULC) hingga tahun 2033 dengan melakukan klasifikasi menggunakan citra satelit Landsat tahun 2008, 2013, dan 2018 ke dalam lima kelas penggunaan/penutupan lahan di Kecamatan Tamalanrea dengan bantuan Modules for Land Use Change …
Versi Asli :
The phenomenon of landuse change from an undeveloped area into a built-up area is often the case, especially in big cities. Population growth, both in birth and migration rates, is one of the factors that causes the need for land for various human activities. Tendency for landuse change is expected to continue in the following years along with a region development. The city of Makassar has a tendency for landuse change. This is due to the position of Makassar as the capital of the South Sulawesi province which has A-level public service and it has become a separate magnet for people from outside the city to conduct activities and live in the city. The purpose of this research is to predict landuse/landcover (LULC) change until 2033 by classifying using Landsat satellite imagery include 2008, 2013, and 2018 into 5 landuse/landcover classes in Tamalanrea Sub-District with the Modules for Land Use Change …
* Pengarang : AMY Hakim, S Baja, DA Rampisela, S Arif
* Tanggal terbit : 2019/6/1 * Jurnal : IOP Conference Series: Earth and Environmental Science * Jilid : 280 * Terbitan : 1 * Halaman : 012023 * Penerbit : IOP Publishing
Selengkapnya :




